brusly
21-04-08, 07:48 AM
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/f/f9/Raden_Adjeng_Kartini.jpg/180px-Raden_Adjeng_Kartini.jpg
Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Sosroningrat, bupati Jepara. Beliau putri R.M. Sosroningrat dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Kala itu poligami adalah suatu hal yang biasa.
Kartini lahir dari keluarga ningrat Jawa. Ayahnya, R.M.A.A Sosroningrat, pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Teluwakur, Jepara. Peraturan Kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Ajeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini di Belanda dijunjung tinggi sebagai pejuang emansipasi di Hindia-Belanda dulu sampai sekarang. Pemda Den Haag di tahun 2007 ini spesial menyediakan trophy Kartini untuk perorangan/organisasi di Den Haag yang berjuang dalam bidang emansipasi ala Kartini dulu. Kartini-Trophy tahun 2007 ini diberikan kepada wanita Maroko bernama Rahma El Hamdaoui yang berjuang membela emansipasi di sebuah kampung bernama Schilderswijk di Den Haag.
Nah... Hari ini tepatnya Tanggal 21 April 2008, Kita memperingati hari Kartini yang merupakan
tonggak lahirnya emansipasi wanita, Beliau mengangkat Derajat Wanita Setara dengan Laki-Laki.... Nah.... Kalau menurut Para Tomohoners... Kira-kira Untuk masa sekarang Siapa yang Cocok mendapatkan KARTINI AWARD 2008, versi Tomohoners.
Kalau Saya Untuk Tingkat Nasional, yang layak mendapat Predikat Kartini
Nasional : Suciwati
Isteri Munir yang sampai sekarang tetap berjuang untuk
mendapatkan kebenaran atas meninggalnya Suaminya Munir)
Provinsi : Vonnie Panambunan
Bupati Minahasa Utara Dalam SK bernomor : 131.71-256
Tahun 2008 tertanggal 7 April 2008 menyebutkan Vonnie A Panambunan telah diberhentikan
sementara. dilihat dari sisi lain. Sepak terjangnya banyak memukau para politisi....
namun sayang beliau terjungkal pada kasus korupsi,
semasa di belum menjabat Bupati Dulu.... Nah... ini menjadi Pelajaran bagi kita semua.
Kota Tomohon : Ny. Syenni Smith-Watulangkow
Sebagai Ibu Wakil Walikota
memang belum terlalu terlihat sepak terjangnya, karena selalu ditutupi oleh media masa,
tetapi kalau saya lihat bantuan beliau terhadap perkembangan Wanita di Kota Tomohon sangatlah besar. dan Patut Diberikan Apresiasi... yang tinggi... untuk Kartini Tomohon ini.
bagaimana dengan anda !!!
Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Sosroningrat, bupati Jepara. Beliau putri R.M. Sosroningrat dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Kala itu poligami adalah suatu hal yang biasa.
Kartini lahir dari keluarga ningrat Jawa. Ayahnya, R.M.A.A Sosroningrat, pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Teluwakur, Jepara. Peraturan Kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi, maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Ajeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini di Belanda dijunjung tinggi sebagai pejuang emansipasi di Hindia-Belanda dulu sampai sekarang. Pemda Den Haag di tahun 2007 ini spesial menyediakan trophy Kartini untuk perorangan/organisasi di Den Haag yang berjuang dalam bidang emansipasi ala Kartini dulu. Kartini-Trophy tahun 2007 ini diberikan kepada wanita Maroko bernama Rahma El Hamdaoui yang berjuang membela emansipasi di sebuah kampung bernama Schilderswijk di Den Haag.
Nah... Hari ini tepatnya Tanggal 21 April 2008, Kita memperingati hari Kartini yang merupakan
tonggak lahirnya emansipasi wanita, Beliau mengangkat Derajat Wanita Setara dengan Laki-Laki.... Nah.... Kalau menurut Para Tomohoners... Kira-kira Untuk masa sekarang Siapa yang Cocok mendapatkan KARTINI AWARD 2008, versi Tomohoners.
Kalau Saya Untuk Tingkat Nasional, yang layak mendapat Predikat Kartini
Nasional : Suciwati
Isteri Munir yang sampai sekarang tetap berjuang untuk
mendapatkan kebenaran atas meninggalnya Suaminya Munir)
Provinsi : Vonnie Panambunan
Bupati Minahasa Utara Dalam SK bernomor : 131.71-256
Tahun 2008 tertanggal 7 April 2008 menyebutkan Vonnie A Panambunan telah diberhentikan
sementara. dilihat dari sisi lain. Sepak terjangnya banyak memukau para politisi....
namun sayang beliau terjungkal pada kasus korupsi,
semasa di belum menjabat Bupati Dulu.... Nah... ini menjadi Pelajaran bagi kita semua.
Kota Tomohon : Ny. Syenni Smith-Watulangkow
Sebagai Ibu Wakil Walikota
memang belum terlalu terlihat sepak terjangnya, karena selalu ditutupi oleh media masa,
tetapi kalau saya lihat bantuan beliau terhadap perkembangan Wanita di Kota Tomohon sangatlah besar. dan Patut Diberikan Apresiasi... yang tinggi... untuk Kartini Tomohon ini.
bagaimana dengan anda !!!